Baca tulisan di dinding ban
Ukuran seperti 185/65 R15 menjelaskan lebar, rasio profil, konstruksi, dan diameter pelek. Di dekatnya dapat ada indeks beban serta simbol kecepatan. Angka tersebut bukan hiasan; pilihannya harus mengikuti rekomendasi label kendaraan atau buku manual, bukan sekadar agar tampak lebih besar.
Temukan kode produksi
Kode tanggal biasanya berupa empat digit pada area kode identifikasi ban: dua digit minggu dan dua digit tahun produksi. Periksa semua ban, karena tanggalnya dapat berbeda. Usia bukan satu-satunya penentu kelayakan; riwayat penyimpanan, retak, benjolan, kedalaman tapak, dan kondisi internal juga penting.
Jangan mengubah ukuran tanpa memahami dampaknya
Ban yang terlalu besar atau kecil dapat memengaruhi jarak bebas, pembacaan speedometer, kenyamanan, dan kendali. Indeks beban atau kecepatan yang lebih rendah dari rekomendasi dapat tidak sesuai untuk pemakaian kendaraan. Diskusikan perubahan ukuran dengan teknisi ban yang memahami spesifikasi model Anda.
Periksa kondisi sebelum membeli
Amati retak di dinding samping, benjolan, tambalan, keausan tidak merata, dan kedalaman tapak. Korlantas mengingatkan bahwa kendaraan di jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, termasuk kondisi ban yang layak. Rujukan Korlantas menjelaskan konteks keselamatan tersebut.
Catat ukuran dan perawatan
Foto label ban, catat tekanan rekomendasi kendaraan, serta jadwalkan inspeksi dan rotasi sesuai manual. Baca kapan ban perlu diganti dan setir berat atau bergetar bila ada gejala kendali berubah.
Kesimpulan
Ban yang tepat bukan hanya soal merek atau harga. Pastikan ukuran, kemampuan beban, kode produksi, kondisi fisik, dan kecocokannya dengan kendaraan sebelum dipasang.
