Siapkan pemeriksaan sebelum paket dibuka
Cek nomor pesanan, deskripsi listing, jumlah barang, dan nomor part yang dijanjikan. Pilih tempat terang dan permukaan bersih. Dokumentasi sebaiknya menunjukkan keadaan sebenarnya, bukan diatur ulang setelah paket dibuka. Tutupi alamat rumah, nomor telepon, dan informasi pribadi jika video akan dibagikan di ruang publik.
Rekam kondisi kemasan luar
Ambil foto label pengiriman dan seluruh sisi paket. Tunjukkan segel, lakban, penyok, sobekan, bagian basah, atau tanda dibuka ulang. Jangan membuang kemasan karena dapat diperlukan untuk pengembalian. Bila ada kerusakan pengiriman yang jelas, laporkan melalui kanal platform sesuai batas waktunya.
Tunjukkan proses membuka yang berkesinambungan
Bila membuat video, mulai dari paket tertutup sampai barang dan seluruh aksesori terlihat. Hindari potongan yang menghilangkan bagian penting. Video tidak harus dibuat dengan alat mahal; pencahayaan, fokus, dan nomor part yang terbaca lebih penting daripada efek visual.
Cocokkan isi dan identitas barang
Foto produk dari beberapa sisi, label, nomor part, konektor, dudukan, isi paket, serta cacat seperti retak, karat, atau bekas pemasangan. Bandingkan dengan listing dan panduan mengecek kecocokan sparepart. Untuk cairan, periksa segel dan kebocoran tanpa membuka tutup secara berisiko.
Simpan bukti secara rapi
Simpan foto dan video asli, faktur, tangkapan layar listing, percakapan konfirmasi, dan nomor resi dalam folder sesuai nomor pesanan. Jangan menyunting file asli; bila membuat versi untuk laporan, simpan versi awalnya. Bukti yang lengkap membantu menjelaskan kronologi tetapi keputusan retur tetap mengikuti pemeriksaan dan kebijakan yang berlaku.
Jika ditemukan masalah
Jangan memasang barang yang salah atau rusak. Ajukan komplain melalui kanal transaksi dan ikuti langkah retur atau klaim garansi. Sampaikan fakta yang terlihat, waktu penerimaan, serta solusi yang diminta secara singkat dan jelas.
